Budi pekerti Nabi Muhammad Saw Yang Agung

 

Budi pekerti Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam yang agung sangat tampak dalam keseharinnya,

Budi pekerti Nabi Muhammad Saw Yang Agung

Budi pekerti Nabi Muhammad Saw

memiliki keistimewaan berupa lisan yang fasih dan mengena dalam berbicara;
sosok yang santun, sabar, dan pemaaf.
Sayyidatuna Aisyah berkata,

“Rasulullah selalu memilih perkara yang paling mudah ketika dihadapkan pada dua perkara, selama perkara tersebut tidak mengandung dosa. Apabila perkara tersebut mengandung dosa, beliau selalu menjauhinya. Beliau tidak pernah berniat balas dendam atas hal yang menimpa dirinya. Namun, beliau akan membalas ketika yang dianiaya adalah kehormatan Allah. Beliau juga terkenal menahan marah dan cepat merelakan kesalahan orang lain.” [HR Bukhari]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam adalah orang yang sangat dermawan sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam adalah orang yang paling dermawan apalagi di bulan Ramadhan, yaitu saat malaikat Jibril menemuinya. Malaikat Jibril sendiri menemui beliau setiap malam di bulan Ramadhan untuk tadarrus Alquran. Rasulullah lebih cepat dalam menggapai kebaikan daripada angin yang berembus.” [HR Bukhari]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam adalah sosok yang sangat pemberani, tak pernah gentar, dan pantang mundur. Sayyidina Ali mengatakan bahwa ketika ia dan para sahabat diliputi ketakutan dan terancam bahaya, mereka berlindung di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam sehingga beliaulah yang paling dekat dengan musuh. [HR Nasai, Ahmad, dan Muslim]

Baca juga :  Derita Sopir Truk Saat Angkut Muatan! Respect

Seorang penyair memberikan sanjungannya,

Dia tundukkan pandangan karena rasa malu

Dia tidak bicara melainkan disertai dengan senyuman

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam dikenal sebagai sosok yang adil dan dapat dipercaya, sampai-sampai beliau diberikan gelar “Al-Amin” (palig dipercaya) oleh orang-orang pada waktu itu. Bahakn beliau menjadi rujukan kaumnya setiap ada permasalahan.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam adalah sosok yang rendah hati dan sangat dekat dengan para fakir miskin. Beliau pun selalu memenuhi undangan tanpa memandang siapa yang mengundangnya, bahkan oleh budak sekalipun. Sayyidatun Aisyah meriwayatkan

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam menambal sandalnya sendiri, menjahit bajunya, mengerjakan sesuatu dengan tangannya sendiri sebagaimana kalian mengerjakans esuatu di rumah kalian.” [HR Ahmad dan Ibnu Hibban]

“Rasulullah adalah manusia biasa yang merawat baju, memerah susu kambingnya, dan melayani dirinya sendiri.”

[HR Ahmad, Bukhari, dan Turmudzi]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam adalah sosok yang paling menepati janji, selalu menjalin silaturahim, paling penyayang kepada sesama, paling baik cara bergaulnya, paling baik akhlaknya, jauh dari perangai buruk, tidak pernah berbuat keji, tidak pernah melaknat orang lain, tidak pernah membalas kejelekan dengan kejelekan.

Baca juga :  Adab Menikah Sesuai Syariat Islam Habib Ali Aljufri

Beliau shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam tak pernah membiarkan orang lain jalan di belakangnya dan tak pernah merasa tinggi derajatnya di depan pelayan-pelayannya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam melayani orang yang melayaninya, tidak pernah membentak pelayannya, dan tidak pernah mencela pekerjaan mereka.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam mencintai orang-orang miskin, duduk bersama mereka, mengantar jenazah mereka, dan tidak pernah mencela orang-orang fakir.

Allah telah mendidik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam sehingga beliau mempunyai sifat-sifat kesempurnaa. Allah berfirman dalam QS Al-Qalam : 4

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.”

Inilah yang menggerakkan jiwa untuk mendekatinya, membuat hati mencintainya, menjadikannya pemimpin yang dicintai, melembutkan tabiat kaumnya setelah mereka membencinya. dari sifat-sifat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shohbihi wasallam ini lah yang membuat mereka berbondong-bondong memasuki Islam.

Tidakkah kau merindukannya?

Baca juga artikel kami

KH.MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI SEKUMPUL MARTAPURA DAN KAROMAHNYA

 

Bagikan artikel dari airkobokan.com agar bermanfaat. Budi pekerti Nabi Muhammad Saw Yang Agung

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.