Band Indie Dengan Single Amazing

Band Indie Dengan Single Amazing Memang menjadi pencarian anak muda di tengah gencarnya serbuan Label ternama di Industri musik tanah Air.

Band Indie Dengan Single Amazing

Band Indie Lefttyfish

Kami telah merangkai 15 Band Indie yang bisa mengobati rasa kangen kalian akan musik idealis dari band band Indie

 

1. LeftyFish – Code Name: Mosquito

Lagu ini susah untuk tidak saya sukai, LeftyFish berhasil meng-compile esens dari band-band idola saya: Melt-Banana, Naked City, sampai band experimental Jepang yang anime-tune-ish dengan personil wanita, such as Midori atau Mass of Fermenting Dregs. Kesemuanya dengan sentuhan sax dan dipackage dengan seorang wanita Jawa berbehel. Duh. Rela aku mbak, kamu teriakin aku di jalan. Bener.

2. Indigo Moiré – Perth

Gak banyak info tentang band ini kecuali mereka dari Bekasi (ada apa sih nih dg bekasi?) dan facebook mereka baru dilike 15 orang. Susah untuk gak hum dan fell into this pop-punk-ish track apalagi kalau SMA kalian dihabiskan dengan Jimmy Eat World, Starting Line dan Alternative Press. This band deserves more thumbs!

3. Vague – 23

Yang pasti, thank 4JJI SWT mereka into Fugazi dan Husker Du. Ketika beberapa orang suka malu mengingat-ingat fase yang dia lewati di umur yg muda, 23 yang kalau kata Yudhis merepresent exactly umur dia saat menulis lagunya (8 tahun yg lalu yah?), gak terdengar seperti a past phase yang bikin malu ketika diangkat kembali years later. Jadi waktu track yang sempat dirilis di yesnowave ini dipublish ulang dengan a more mature sound, wah, what a bliss.

Simak Juga 5 Dewa Musik Kaum Mods di Inggris

4. Heals – Void

Band bandung yang sedang naik daun dan puncaknya berhasil bikin salah satu record label independen yg sudah cukup berumur (dan dituakan) di Bandung, setelah sekian lama cuti dalam masukin band baru, memutuskan untuk menarik mereka—sebuah band yg masih tergolong muda. Prestasi lho. Gak heran memang, track Void terlalu alternative 90s-ish (dengan personil-personilnya yg sy bahkan ragu ngejamanin alternative nation di ANTV) untuk dilewati. Recommended untuk yang kangen dengan hawa Swervedriver, Ride dan pacarnya di Bandung. Raos pisan lah.

5. Stars and Rabbit – Man Upon The Hill

Kalau Joanna Newsom nongkrong di angkringan di deket Mes56, Jogja, mungkin dia akan bikin track (atau album seperti ini). Tapi sayangnya she didn’t done that, dan Mbak Elda yang sempat suka colongan nyanyi Dream Theater di tengah mc ini berhasil memberikan tarikan-tarikan yang eksotis untuk one of the best track out of their latest album.

Baca juga :  Cara Variasi Gerakan Latihan Plank Untuk Wanita

6. Moiss – This is Real

Sedikit intro, lumpia terbaik memang dari Semarang dan screw Bandung untuk mengganti rebung dengan bengkoang di so-called lumpia basah mereka. Rasanya saya sudah lupa kapan saya benar-benar menyukai sebuah band dari Semarang, dan Moiss yang berhasil membawakan 90s dream pop feel (tagnya bener gak ya? Last.fm, help) ke dalam Is This Real ini berhasil bikin saya kangen Semarang.

7. Beeswax – Stuck

Sebagai kota kelahiran Ayah saya, melihat setahun ke belakang, sangat disayangkan attention untuk Malang masih kalah dibandingkan kota tetangga mereka, Surabaya, yang sempat mendapat spotlight berkat salah satu aktivis gig dari kotanya. Untungnya berkat kedatangan Haum Entertainment ke ibukota (dan internet tentunya), kota Malang yang tadinya jarang dimention di tengah obrolan, kini berhasil menolehkan teman-teman di ibukota ke Malang. Beeswax, dengan sentuhan a bit Yuck dan Title Fight, berhasil memberikan reminiscene dengan rasa baru untuk kerinduan saya akan playlist band yang saya dengarkan semasa SMA (vokalnya itu lho).

Baca Juga Cassette Store Day Event Pecinta Kaset Pita

8. Saturday Night Karaoke – Flaming Adolescent Passion

Masa iya SNK gak masuk, secara nanti kita mau split bareng *oportunis mode: on. (Minreg adalah juga vokalis Aggi)  Saya bisa cukup setuju dengan @wastedrockers waktu mention bahwa SNK muncul di saat yg tepat, di era ketika gak banyak band poppang lokal tahu akan The Ergs—band poppang Descendents-influenced yg sejujurnya lebih saya nikmati ketimbang influencenya. Dan influence akan Ergs ini berhasil disadur SNK dengan logat kesundaan yg somehow fit their tunes #influenception. Track favorit dari album terakhir mereka!

Honorable Mensyen:

Senyawa – Kereta Tak Berhenti Lama

Walau lagu ini pertama dipublish tahun lalu, namun kekeuh saya masukkan ke dalam list ini karena track ini adalah bagian dari split bersama Melt-Banana yang baru dirilis tahun ini. Kalau saya punya band yg Patton-ish, mengalami even macam: di-post di ig nya Yoshimi P-We, split bersama Melt-Banana, dan sepanggung bersama mereka dan Keiji Haino (!!) life achievement saya pastinya sudah 97% accomplished. Dan duo Yogyakarta-based ini nailed them all. Dengan menyanyikan salah satu memorable song dari Ibu Sud, setelah sekian lama fangirl-ing ke Rully Shabara (punten ‘a), mungkin momen ini adalah puncak dari pemuasan hormon saya.

 

9. Kaveh Kanes – Tiger in Your Tank

Baca juga :  Model Cincin Kawin Terbaru yang Lagi Nge-trend

Kolibri emang jagonya nemuin band-band macam ini, walaupun saya selalu bingung dengan sebutan musik model ini,dream pop? jangly? indie pop kitik-kitik? ya apapun itu namanya, lagu Tiger in your Tank benar-benar menarik karena membuat hati jadi adem.

10. Tarrkam – 100 juta tenaga kuda

Tarrkam dengan 100 juta tenaga kudanya  mengisi kerinduan saya akan band hardcore/punk yang nggak cuma mengandalkan musik ngebut dengan drum “tak-dustak-dustak” doang, ditambah dengan penulisan lirik dan tema lagu yang tidak biasa (ini lagu tentang RX King yang dikenal sebagai “motor maling”) Wastedrockers pernah berkata bahwa Tarrkam bisa jadi adalah Hal terbaik di scene hardcore/punk lokal setelah Milisi Kecoa & Nervous Breakdown, saya pun cuma bisa mengamininya.

11. Temenya Teteh – Uncle Jo

Saya suka sekali sama lirik dan musiknya Temenya Teteh soalnya terdengar jujur dan menyenangkan, Oiya, ini lagu tentang Johan Budi, salah satu petinggi KPK. Dan semoga tokoh yang diangkat di lagu ini juga orangnya jujur sejujur Temennya teteh.

12. Doyz feat Morgue Vanguard – Testament

Kalau boleh jujur yang membuat saya penasaran dengan lagu ini pertama kali adalah karena ada nama Morgue Vanguardnya hehe, sambil membaca liriknya ternyata track ini bisa jadi bahan pelajaran sejarah perkembangan hiphop di Indonesia buat orang seperti saya yang selalu berpikir bahwa selama ini hip-hop hadir di Indonesia karena Iwa K.

13. Shewn-Lawnmower

Saya harus banyak berterima kasih kepada akun soundcloud Haum Records karena telah banyak memperkenalkan band-band menarik dari Malang. Salah satunya yang terus nyangkut di playlist adalah Shewn, sebagai “Anaq Emo” ,menurut saya di lagu ini Shewn berhasil merangkum beberapa referensinya ke dalam satu track tanpa harus kedengaran maksa  (hmm, Piano becomes The Teeth & La Dispute, iya nggak??)  kalau kata http://pretentiousreports.tumblr.com/ ,

Masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Shewn, saya pun setuju. Namun paling nggak, Shewn udah jadi contoh yang bagus buat band lokal lain yang ingin memainkan musik macam ini.

14. Terapi Urine – Pasar Santa

Silahkan dengarkan lirik “Waduh Hari ini gajian, duit kenceng Gak sabar aku ingin ngeceng” dinyanyikan dalam vokal growl dan musik grindcore. Salah satu lagu penting untuk mendokumentasikan suasana salah satu tempat yang (pernah) paling hits di Jakarta.

15. Individual Distorition – Fuck Netizen

judulnya sudah menjelaskan segalanya

Band Indie Dengan Single Amazing ini menunggu kamu untuk tertarik dengan mereka

Incoming search terms:

  • sejarah band la dispute

Leave a Reply